Kamis, 17 April 2014

Fungsi Sebenarnya Tombol 'REFRESH' Pada komputer

FUNGSI SEBENARNYA “REFRESH” PADA DESKTOP WINDOWS


refresh desktop 
Mungkin sebagian atau hampir semua pengguna komputer yang menggunakan sistem operasi Windows sering melakukan Klik Kanan > Refresh pada Desktop atau menggunakan tombol shortcut-nya pada keyboard yaitu tombol fungsi F5. mungkin karena  tidak tahu alasan sebenarnya mengapa  menekan tombol ini. Parahnya lagi,  yang memiliki alasan kuat mengapa  menekan tombol ini justru meyakini mitos yang salah tentang fungsi tombol refresh tersebut.
Perlu diketahui fungsi sebenarnya tombol refresh pada desktop tidak sama dengan refresh atau reload page pada browser. Kadang karena gangguan koneksi internet atau lalu lintas internet sedang padat atau halaman yang kita buka tidak terbuka secara sempurna. Fungsi refresh pada browser ini adalah untuk memuat kembali halaman yang gagal dimuat sebelumnya. Sedangkan, refresh pada desktop memiliki fungsi yang berbeda dengan tombol refresh yang terdapat di dalam browser.

JADII Fungsi Tombol Refresh Desktop yang Sebenarnya APA??

Refresh desktop sebenarnya digunakan untuk memperbaharui tampilan atau memuat kembali tampilan yang ada di desktop setelah terjadi suatu perubahan.
Refresh desktop tidak berfungsi untuk memperbaharui kembali kondisi RAM, dan tidak membersihkan computer. Oleh karena itu refresh desktop juga tidak menyumbangkan peningkatan performa apa pun pada kinerja komputer.
Untuk lebih memudahkan sobat dalam memahami penjelasan fungsi tombol refresh desktop ini, maka perhatikan ilustrasi berikut. Kadangkala bila sobat melakukan perubahan pada shortcut di desktop, perubahan tersebut tidak ditampilkan secara instan. Pada kasus ini, barulah sobat perlu untuk melakukan refresh pada desktop sobat untuk menampilkan perubahan yang telah dilakukan di desktop.
Contohnya, sobat telah mengatur shortcut di desktop agar namanya sesuai dengan urutan abjad. Saat sobat menambahkan shortcut baru pada desktop, shortcut baru tersebut tidak akan langsung tersortir sesuai urutan abjad, tetapi akan berada di bagian paling bawah daftar shortcut. Jika sobat menekan tombol refresh desktop, semua shortcut akan diatur ulang kembali dan shortcut yang baru tersebut akan menempati posisinya sesuai abjadnya. Ini adalah fungsi tombol refresh desktop yang sebenarnya. Selain itu, refresh juga punya fungsi yang sama pada Windows Explorer.
Jadi, bila sobat punya kebiasaan melakukan refresh pada desktop sobat berkali-kali tanpa mengetahui maksud dan fungsi sebenarnya tombol ini, maka kini hentikan itu karna sobat hanya membuang waktu dan perhatian sobat untuk melakukan pekerjaan yang sebenarnya sia sia.
source : JUFRIKA BLOG
repost : Mundi Tia

My Story : When Friendship More than Only Friendship

When Friendship More than Only Friendship


Oleh Mundi Tia Pangesti N.R 

DIKLIMUNISTRI2KA ketika SMP. (Dari kiri : Irma,Rindang,Lintang,Dayu,Triska,Putri,Ninis,Kintan)
Malam itu,sebelum hari Sabtu,tepatnya tanggal 14 Februari 2014 (Hari ulang tahun Mundi),sekitar jam 9 malam.Di bawah sinar rembulan yang terang,juga hembusan angin yang dingin,sebuah keluarga yang bahagia sedang mengadakan kemah di luar rumah.Karena kebahagiaan yang benar-benar tersirat di wajah keluarga itu,seakan-akan bumi,matahari,dan bulan pun akan iri dan cemburu melihat mereka.Kalian bisa menyebut keluarga ini dengan ‘Keluarga Mundi’.
“Eomma[1],jadi melanjutkan nonton drama ‘Jak Ok Jung Life in Love’?? ” (Tanya Mundi).
“Ania[2],,Eomma sudah ngantuk.Besok saja nontonnya.” (Sambil memalingkan badan membelakangi Mundi).
“Eomma???sudah aku siapkan laptopnya,aku sudah selesai menggunakannya.Nde[3] Eomma??Ayolah??Malam ini saja,,” (Rayu Mundi dengan manja)
Meskipun sekarang umur Mundi sudah 16 tahun,terkadang tingkah lakunnya juga seperti anak kecil.Mundi merayu Ibunya dengan menggoyang-goyangkan perut Ibunya yang buncit itu.Dari dulu,Mundi memang suka bercanda.
“Eomma!!!Nde???ini baru jam 9.30,,belum terlalu malam.Ayolah Eomma??Sampai mana??Episode 9 ya??Episode 9 aku tida punya,langsung episode 10 ya?” (Tutur Mundi)
Perlahan-lahan,akhirnya Ibu Mundi mau menuruti permintaan anaknya itu.Ia terbangun dari tidurnya dan melanjutkan menonton Drama “Jak Ok Jung Life in Love”.Keluarga Mundi memang menyukai K-Drama semua,mulai dari Mundi,Ibunya,kakaknya,sampai adik-adiknya,semua menyukai K-Drama atau yang berbau Korea.Tetapi mereka tetap bangga dengan Indonesia.
Malam semakin larut,Mundi pun tertidur lelap dalam pelukan mimpinya,dan Ibunya masih melanjutkan pekerjaan sampingnya,yaitu menonton drama.Hingga pagi pun tiba,Mundi memaksakan untuk membuka mata dan terbangun dari tidurnya,karena dia harus melaksanakan tugasnya sebagai salah satu siswi SMA.Lantas,ia beranjak pergi ke kamar mandi untuk mengambil air wudlu dan membersihkan badan.
            Singkat waktu,akhirnya setelah semuanya sudah siap dan selesai menyapu rumahnya.Mundi siap untuk berangkat sekolah.
 “Aku berangkat bu…Assalammu’alaikum…”
“Wa’alaikum Salam..hati hati di jalan…”
XXXXXX
Hari Sabtu,15 Februari 2014,Suasana di sekolah seperti bisanya,ramai jika ada PR,gaduh jika tidak ada guru,dan selalu menunggu waktu istirahat dan pulang sekolah.Seperti itulah suasana di sekolahan Mundi.Pelajaran pertama akan dimulai 5 menit lagi,tetapi Mundi dan teman-temannya masih duduk di depan kelas.Karena setiap hari Jum’at dan Sabtu,kelas mereka digunakan untuk sanggar  matematika.
Pelajaran pertama adalah Bhs.Indonesia.Yups!! B.Santi,guru Bhs.Indonesia kelas sepuluh yang cantik dan sabar.Semua murid menyukainya.
“Assalammu’alaikum…” (B.Santi memberi salam kepada murid-murid”
“Wa’alaikum Salam…” (Jawab anak-anak seraya mengambil buku dari tasnya).
“Absen dulu ya??”
“Ahmad Saikhu (1)??”
“Ada bu!!selalu” (Jawab Saikhu dengan semangat)
“Anis Istiqomah (2)??”
……
……
“Zumrotul Ismi (38)??”
“Iya bu…” (Jawab Ismi)
“Ada PR ya??yang tentang cerita hikayat.” (B.santi bertanya kami)
“Iya,ada PR bu..tapi ada yang bingung”. (Jawab Fitria)
“Masak masih bingung??kemarin kan sudah dijelaskan”.
“Iya,,tapi sedikit mudeng,jadi ya agak bingung.”
“Terlalu banyak tokohnya bu.Terus namanya panjang panjang.” (Lanjut Dhea, teman sebangku Fitria)
XXXXXX
1 jam, 2 jam, 3 jam, bahkan 5 jam sudah terlewati. Setelah Bhs.Indonesia, Geografi, Ekonomi, dan Istirahat, sekarang waktunya Seni Budaya, pelajaran yang menurut anak-anak pelajaran High Class,begitulah anak-anak menirukan Pak Puji.Karena dalam pelajaran itu,mereka harus benar-benar bisa mencerna sesuatu secara mendalam dari segi positifnya,dengan kata lain menggunakan otak kanan.
Entah mimpi apa yang terjadi pada Mundi,hari itu matahari benar-benar bersinar sangat cerah dan membuat bumi ini terasa akan terbakar.Sebaliknya,berbeda dengan Mundi,wajahnya yang dingin bisa membuat semua bunga di dunia ini mati membeku.Selama di sekolah,dia benar-benar menjadi berbeda,dan selalu memasang wajah datar yang membuat bosan.Bahkan yang biasanya dia setiap hari selalu bercanda dengan Rindang (temannya sejak SMP yang sekarag adalah teman sebangkunya).Hari itu,Mundi benar-benar menjadi pendiam.
Teng…Teng..
Yeaahh!!Waktunya pulang sekolah,tidak terasa sudah 6 jam Mundi di sekolah.Hari Sabtu,seperti biasanya,setiap hari Sabtu Mundi harus mengikuti Sanggar IT.Sekitar hampir 2 jam lebih,akhirnya sanggar selesai.Mundi pun pulang,tanpa ada perasaan apapun dia mampir di rumah neneknya sebelum pulang ke rumah.Ternyata,Ibu,kakak,dan adiknya ada disana semua.
XXXXXX
            Selang 30 menit Mundi dirumah Neneknya,tiba-tiba Triska (teman sebangku Mundi SMP sekaligs sahabatnya) dan Dayu (sahabatnya sejak SMP) datang,mengucapkan salam,dan bersalaman dengan Ibu,Kakak,dan Neneknya Mundi.Mundi terkejut dengan kedatangan mereka,mereka bahkan tiba-tiba langsung mengajak Mundi pulang ke rumahnya.
“Sampean iki piye to??Aku loh wes nunggu sampean,nggoleki sampean ndek ndi-ndi mbak??” (Kata Dayu)
“gak nggenah iki,sampean kok ngunu mbak??Ayo balek,arek-arek ngenteni nang ngarepan omahe sampean iko lho.Arek-arek arep ngado sampean!!” (Jelas Triska).
“Iyo iyo,jare ape balek??Ayo ndangan..!!” (Jawab Mundi).
Sejak awal Mundi sebenarnya sudah merasa aneh dengan ke-6 sahabatnya itu,dari kemarin mereka selalu tersenyum jika melihat Mundi.Tidak seperti biasanya,senyum mereka benar-benar aneh.Tapi pada akhirnya,yang lebih membuat penasaran,dibalik itu semua mereka memberi kejutan kepada Mundi.
XXXXXX
Setelah Mundi membuka pintu rumahnya,ke-6 sahabat Mundi langsung menerobos masuk rumah Mundi.Mereka juga mengikuti Mundi masuk ke kamar,bagaikan ekor yang selalu mengikuti kepala dan badan kemanapun bergerak.
“Mbak Mun,ini hadiahnya,jangan dibuka sekarang,ini baru cari lhoo,,baru buat jadi kalau bungkus jelek,maaf kalau kadonya jelek dan kertas kadonya jelek banget”. (Triska memberikan hadiah yang mereka buat kepada Mundi).
“Aigoo,gomawo[4] ,makasih,kesuwun yo..Arek-arek iki,iya gak apa-apa di beri hadiah aku sudah senang.Makasih lho hadiahe rek??”. (Mundi mengucapkan terima kasih kepada 6 sahabatnya itu).
“Mun,aku numpang buang air kecil ya??” (Kintan meminta ijin kepada Mundi).
“Iya,mau buang air kecil aja masih ijin” (Jawab Mundi).
“Lho,lak gak ijin,engko jare dadi arek gak nduwe unggah-ungguh[5]  lah piye to seng bener.”
“Halah terah awakmu senengane mbulet Ntan…” (sela Irma)
“Iyo iyo,yowes kono ndang budal!!” (tambah Mundi)
Di kamar Mundi,ke-4 sahabatnya sedang bercanda-canda.Karena Kintan sedang pergi ke toilet,dan Irma entah kemana .Tanpa Mundi sadari,tiba-tiba Irma masuk ke  kamar dengan membawa kotak yang seharusnya didalam kotak itu terdapat kue.Tetapi mereka memang suka bercanda,jadi mereka sengaja meberikan kotak kue yang kosong.
“Happy Birthday Mundi…” (Kata Irma)
“Ya Allah…makasih kotaknya ya??”
Mundi dan 5 sahabatnya tertawa bersama.
Tiba-tiba Kintan menyusul masuk ke kamar Mundi dan diatas kedua tangannya terdapat Kuetart  yang cukup besar dan cukup jika dimakan lebih dari 8 orang.
 

“Happy Birthday Mundi…” (sekali lagi Irma mengucapkan).
“Happy Birthday!!!yeaahhh…” (ucap Kintan dengan candaannya).
“Happy Birthday…” (Ucap ke-6 sahabat Mundi).
 “Ya Allah rek,,kan mesti..iya,makasih wes di beri ini.Makasih untuk semuanya..”.
Mundi mencium pipi ke-6 sahabatnya itu satu per satu,Mundi juga memeluk mereka.Aigoo,setelah hampir 1 tahun mereka tidak pernah seperti ini.
“Kan,ngunu kemarin aku kuetartnya cilik-cilik” (Dayu tiba-tiba menyela).
“Tapi kan wes entok monyet yu..gak bersyukur iki,,masio cilik loh akeh yuu…”Jawab Rindang)
“Hehe..iyo iyo,,yowes ndang ditiup,liline sek keri ndek toko.Berdo’a dulu wes sebelum dipotong kuenya”.
Setelah Mundi berdo’a,akhirnya waktunya memotong kue.Tetapi sebelum itu,harus ada kenangan disetiap peristiwa yang jarang terjadi kan?? Jadi Mundi dan sahabathya berfoto bersama dan mereka benar-benar bahagia.Sayangnya,Ninis dan Putri tidak ada,karena mereka mempunyai acara yang tidak bisa ditinggalkan.Seandainya mereka semua ada,betapa senang dan bahagianya Mundi.
Saat pemotongan kue,kebersamaan mereka sejak SMP benar-benar terlihat.Ya,meskipun sekarang mereka tidak 1 kelas lagi,apalagi ada yang beda sekolah.Semua itu sama sekali tidak menghalangi persahabatan  9 kawan itu.Dan ciri khas dari 9 sahabat itu juga muncul kembali,dimana mereka selalu suka bercanda sejak SMP.Itulah yang membuat mereka juga semakin erat hubungan persahabatannya.
 “Mbak,aku pulang dulu ya??” (Dayu meminta ijin pulang kepada Mundi)
 “Mbak,aku pulang,salam buat Ibunya sampean”. (Triska juga berpamitan)
“Iya,makasih buat semuanya.Ati-ati ndek jalan??”
“Iya,Assalammu’alaikum mbak..” (Jawab Triska dan Dayu)
“Wa’alaikum Salam…”
Mundi memandangi ke-6 sahabatnya yang berhamburan pulang satu per satu.Yah,dalam benak Mundi,ini adalah hari yang paling bahagia yang pernah ia alami.Betapa beruntungnya dia,mempunya 8 sahabat yang setia,selalu menemaninya kapanpun dan selalu memperhatikannya.





 Thanks For Read J




[1]  Eomma  (Omma) adalah panggilan Ibu dalam bahasa Korea.
[2]  Ania : Dalam Bhs.Indonesia  berarti tidak.
[3]  Nde : Iya
[4] Gomawo : Ucapan terima kasih kepada teman yang sudah dekat
[5] Unggah-Ungguh (Bhs.Jawa) : Sopan satun

banyak pengunjung blog ini

free counters