Jumat, 30 Maret 2012

[FF] Can You Make Your Promise Comes True? | ONESHOT | BIG BANG | AU


 Can You Make Your Promise Comes True? | ONESHOT | BIG BANG | AU



© [missCL] 2011. All rights reserved. Distribution of any kind is prohibited without the written consent of [missCL].

Title:
Can You Make Your Promise Comes True?
Cast:
Lee Dong Jae a.k.a Jea
Dae Sung a.k.a Kang Dae Sung
Min Ji a.k.a Gong Min Ji

Rate: AU (Alternate Universal)

Genre: Romantic, GEJE (?), Mistypo 
POV: Lee Dong Jae a.k.a Meyza Amanda Nadarus Vip'Blackjack

Disclaimer:
Tokoh-tokoh selain Lee Dong Jae adalah milik YG Entertainment ama babeh nyaknya, selebihnya (umur imajinatif tokoh, alur, sudut pandang, dll.) adalah milik imajinasi saya.

Author: Min Hyo Rin a.k.a Michelia
Enjoy, and ReadCommentLike ^^

-

Dae Sung, kau telah banyak berjanji padaku.

Kau berjanji padaku hubungan kita akan abadi.

Kau berjanji kau tak akan menyakitiku.

Kau berjanji kau akan selalu mencintaiku.

Mengapa? Kenapa kau membuat janji-janji tak berguna seperti itu?

Tidakkah kau ingat janji kita untuk tetap bersama, selamanya mencintai satu sama lain?

-FlashBack (3 tahunyang lalu)-

"Dae Sung....Apa kau yakin?" aku bertanya dengan keterkagetanku dan keterjutanku.

"Ya, tentu saja aku yakin. Ma-maukah ka-kamu... pacaran denganku?" tanyanya, dengan percaya diri namun agak malu-malu.

"Thanks, Dae Sung, thanks. Dan ya, aku mau pacaran denganmu!" jawabku senang.

"Benarkah Jea? Jinjja? Whaw! Yeay! Aku berjanji aku tak akan pernah menyakitimu, menjagamu, selalu bersamamu..." serunya, ocehnya dengan banyak janji.

-End of Flashback-

Aku me-replay semua kenangan kita bersama.

Aku menyadari bahwa seluruh janjimu, adalah janji kosong, bukan dengan cinta, perasaan sakit, atau bahkan kesedihan di dalamnya, semuanya berarti kosong.

Kau berjanji padaku kau akan selalu ada saat aku sedih atau merasa sendiri.

Kau berjanji padaku untuk tidak pernah bertengkar denganku lagi.

Kau berjanji padaku kau akan memegangku pada malam hari ketika sudah mulai dingin.

Kau berjanji padaku kalau kau hanya berpikir tentangku.

Kau berkata, akulah duniamu.

Akukah duniamu, ketika kau menyakitiku?

-FlashBack (2 tahunyang lalu)-

Aku berdiri di depan taman itu, seperti yang dia beritahukan padaku.

Aku menunggunya dengan sabar.

"Aku penasaran apa kejutan yang akan dia beri padaku di anniversary kami?" pikirku gembira, melupakan apapun yang telah dia lakukan padaku.

Aku melihat seorang pria, mabuk, dan berjalan dengan sempoyongan ke arahku.

"What the ...? Siapa dia? Tunggu. Oh my... apakah dia Dae Sung?" pikirku bingung.

Aku berlari ke arahnya dan menahan tubuhnya, sebelum dia jatuh.

"Aku...*hulk*punya sesuatu untuk...*hulk*kuberitahu padamu..." katanya, tentu saja dengan keadaan mabuk.

Aku menunggu apa yang akan dia katakan selanjutnya dengan penasaran dan sabar.

"Aku telah...*hulk* pacaran...*hulk* dengan Min Ji...*hulk* sejak 3 bulan pertama kita pacaran..." dia mengakui segalanya, dengan muka sedih.

Dia menunduk malu. Kemudian dia menatap mataku, menunggu apa yang akan terjadi setelah ini.

Aku membiarkannya, ingin berdiri, namun dia meraih pergelangan tanganku, menarikku ke dalam pelukannya yang erat, dan mulai memberi janji-janji kosong itu lagi.

Dia tak mau membiarkanku pergi, dengan nekatnya dia tetap mau meneruskan hubungan ini.

"Aku berjanji padamu, tak akan ada apa-apa lagi antara aku dan Min Ji. Cinta hanya ada di dalam hubungan kita. Aku bersumpah. Aku berjanji padamu dia tak akan jadi siapa-siapa untukku, hanyalah seorang wanita."

Tapi aku tak menggubrisnya. Aku mendorongnya, berdiri, dan mulai berjalan pergi darinya, dengan perasaan kalut.

Saat aku meninggalkan taman, aku mendengarnya berteriak dan mengutuk dirinya, seperti, "Mengapa aku begitu bodoh!" atau "I NEED YOU" atau "Please don’t leave me".

Aku merangkak di tempat tidurku dan menangis sampai aku tak bisa menangis lagi. Aku berbaring dan menangis lagi pelan, takbisa tidur.

Aku berpikir mengapa dia harus selingkuh di belakangku? Apakah aku kurang cukup baik baginya?

------------

Aku bangun dari bantalku yang basah kuyup, untuk membuka pintu. Tentu saja aku tahu siapa itu. Dae Sung.

Aku membuka pintu, kau terlihat buruk sekali. Mata merahmu membengkak, rambutmu berantakan, dan mengenakan pakaian yang sama seperti malam kemarin.

"Lee Dong Jae, maafkan aku. Please don't leave me. Aku berjanji aku tak akan pernah menyakitimu lagi. Aku berjanji padamu aku akan meninggalkan Min Ji dan melupakannya, kalau kau mau itu, ok?" katanya memohon sambil berlutut padaku.

Dia tahu aku punya kelemahan melihat wajah yang sedih.

Aku berdiri dengan pelan, bergetar dengan sakit hati ini lagi.

"Kau akan putus dengan Min Ji?" Aku berbisik pelan.

"Ya! Ya! Tentu saja aku akan melakukannya!" katanya gembira. Dia bangun dan memelukku.
Dae Sung pun langsung menautkan bibirnya lembut ke bibirku, lembut dan berarti besar bagiku.
Aku terkejut di awal, namun aku pun menjinjit hanya untuk dapat menyambut ciumannya.

Kemudian aku memaafkannya.

Betapa bodohnya aku ya?

-End of Flashback-

Kau berjanji padaku kau akan putus hubungan dengannya.

Kau berjanji padaku kau tak akan selingkuh lagi dengan siapapun.

Kau berjanji padaku kau akan hanya melihatku di matamu.

Akukah satu-satunya orang di matamu?

Kau berjanji padaku kau tak akan pernah menyembunyikan rahasia apapun dariku.

Kau berjanji padaku kau tak akan pernah membohongiku lagi.

Namun, bisakah kau tepati janji-janimu itu, Dae Sung?

Aku kenyang akan semuanya itu, Dae Sung!

-FlashBack (3 hariyang lalu)-

Aku pergi ke restoran untuk lunch meeting dengan teman-teman kerjaku, tentang proyek kami selanjutnya.

Saat aku sedang berjalan, di atas permukaan lantai halus di restoran bagus ini, aku melihat sepasang kekasih, menatap satu sama lain, menggairahkan.

Aku mendengar kata-kata yang berasal dari mereka, seperti "cinta", "kamu", "hanyalah", "wanita", "hatiku".

Aku ingin tahu pasangan ini. Aku mendekati mereka untuk melihat mereka.

Aku sangat terkejut, dia Dae Sung dan...woah...bukankah dia Min Ji?

Aku benar-benar terkejut sampai-sampai aku membeku sesaat dan seakan seperti menjadi bagian dari patung-patung koleksi restoran ini.

Lalu, salah satu dari teman kerjaku mengembalikanku ke dunia nyata. "Miss Jea, are you ok?"

"Oh, I'm fine. Hold on a minute, I have to deal with something," kataku sedikit berlogat kasar.

Aku memberitahunya untuk pergi ke tempat lain. Aku bergegas menuju lovey-dovey couple ini.

Yeah, akhirnya aku muak, Dae Sung.

Aku menghentak-hentakkan kaki berisik di depan pasangan itu, dengan sepatu high-heel-ku di lantai marmer ini, yang menyebabkan lovey-dovey couple itu memperhatikannya.

Dae Sung sangat kaget dan keduanya malu dan takut, saat aku menatap mereka dengan seksama.

"Apa-apaan ini Dae Sung? HUH? Mengapa kamu bersama dengan wanita ini...?" tanyaku menyalahkannya, tanpa membiarkan Dae Sung berbicara sedikitpun.

"Mengapa kamu tetap bersamanya? Kau berjanji kau tak akan menyembunyikan rahasia apapun padaku lagi! Kau berjanji kau tak akan pernah berbohong lagi padaku. Oh!Tunggu... Oh ya, kau tak bisa menepati janjimu, ya kan? Hahaha," Aku tertawa terpaksa.

"Kau berjanji padaku kau tak akan menyakitiku lagi! Tapi.. TIDAK SAMA SEKALI! Kau tetap mengenyangkanku dengan segala kebohongan itu dan janji-janji kosong.Itukah yang akan kau lakukan juga dengan wanita ini? Membuat janji-janji? Kebohongan? Semuanya selesai DAE SUNG!!! It's completely over!!!" teriakku, dalam satu pengambilan nafas kemarahan ini.

Tak peduli akan perhatian-perhatian di sekitar kita ini.

Dae Sung hanya duduk disana, dengan air mata yang mulai me ngisi matamu itu.

Kau otomatis terkelu, tak mampu menggerakkan otot-ototmu.

Aku tak menunggumu untuk berkata sepatah katapun.

Aku berjalan menyingkir dari situ, menyadari juga air mata tengah turun dari mata ini.

Aku mencintaimu, Dae Sung.

Tapi tidak, dia tidak pernah menyadari seberapa besar cintaku padanya.

Dia tak benar-benar mencintaiku untuk menyadarinya.

-End of Flashback-

Sekarang aku menyadari betapa kosongnya janji-janjimu itu.

Aku benar-benar mencintaimu Dae Sung, sungguh.

Namun kau tak mencintaiku kan? Oh, itulah mengapa kau tak pernah menghubungiku lagi.

Mungkin akan mengambil sedikit waktu untuk belajar mencintai orang lain, namun aku akan menemukan orang lain, yang bisa menepati janjinya dengan disertai cinta, passion, sakit hati, atau bahkan kesedihan di dalamnya.

Please, Dae Sung, jangan pernah menjanjikan orang lain yang kau cintai dengan janji-janji kosong. Kau mungkin akan benar-benar tersakiti.

Kumohon setidaknya tepati satu janjimu untukku.

Jangan pernah menjanjikan kebohongan-kebohongan dan janji-janji tak berguna lagi.

Kumohon berjanjilah.


THE END~


-BEHIND THE SCENE-
Thanks to ROTTF yang uda kasih gw inspirasi nulis FF ini!
You’re so perfect, man :)
And like usual, ini saya repost dari notes Facebook lama saya yang dihack :(
Anyway thanks for read ^^
And now, what do u think guys?
Please Comment n’ Like this fiction :)
No silent reader =D
Maaf juga kalu garing mah hehe, namanya juga penulis abal-abal :D

repost : all about me
(Mundi Thya Minciavip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Setiap komentarmu akan sangat berarti sekali buatku,,karena itu,jangan lupa untuk meninggalkan komentar di setiap entri.^_^

banyak pengunjung blog ini

free counters